Saturday , November 18 2017
Breaking News
Home / komputer / Komputer Tiba-tiba Restart Sendiri ? Ini Cara Mengatasinya Yang wajib Kita Tau

Komputer Tiba-tiba Restart Sendiri ? Ini Cara Mengatasinya Yang wajib Kita Tau

Komputer Tiba-tiba Restart Sendiri ? Ini Cara Mengatasinya

Dekstop PC – nama kerennya, sudah Tak lagi gadget mewah pada sebagian orang, apalagi bila kita pecinta Game, dan yang dibuat untuk Bisnis misalnya seorang Programer, barangnya yang simple, ringan, dan mudah pengoperasiannya menjadikan Komputer yaitu pilihan tepat untuk banyak orang, bahkan para siswa pun saat ini sudah banyak yang memilikinya.
Komputer Tiba-tiba Restart Sendiri ? Ini Cara Mengatasinya
Hal yang paling mengesalkan saat bekerja dengan komputer yaitu tiba-tiba terjadi error atau interupsi pada komputer tersebut. Memang, namanya mesin Tak selalu berjalan normal. terkadang kala pasti akan menjalani error, crash, delay, hang, bahkan hingga Tak Bisa menyala sama sekali. Tentu hal ini akan sangat mengganggu aktifitas atau pekerjaan.Salah satu kejadian error yang menimpa banyak pengguna PC yaitu sistem tiba-tiba restart. Terkadang PC yang tiba-tiba menjalani restart terjadi berulang kali setiap dinyalakan. Dalam platform sistem operasi Windows, komputer yang menjalani error atau crash akan menampilkan BSOD (Blue Screen Of Dead) atau biasa dikenal dengan “layar biru”. BSOD berisi informasi mengenai proses atau komponen yang sedang bermasalah. Mekanisme BSOD dengan cara otomatis akan diikuti proses restart komputer dengan sendirinya. 

Restart. Sumber : pixabay.com

Komputer yang tiba-tiba menjalani restart Bisa dikarenakan sebab masalah software dan hardware. untuk anda yang menjalani hal ini disarankan Tak wajib khawatir. Kali ini, Tekno Jempol akan membagikan cara mudah mengatasi PC yang tiba-tiba restart dan berulang-ulang. Simak penjelasannya berikut ini

Penyebab komputer tiba-tiba restart

Restart merupakan salah satu mekanisme pertahanan bila terjadi hal-hal yang diduga akan mengganggu proses penting dalam sistem komputer. Umumnya, BSOD terjadi sebab ada hal yang menjalankan interupsi pada proses vital dalam sistem operasi Windows. BSOD dan restart tiba-tiba dikarenakan oleh dua aspek yaitu

  • software, misalnya
    • file penting sistem operasi hilang atau Tak Bisa diakses
    • driver yang Tak kompatibel
    • aplikasi yang crash
    • infeksi virus atau malware
    • dll
  • hardware, misalnya
    • processor terlalu Hangat
    • daya listrik drop
    • memori RAM crash
    • ada komponen hardware yang Tak bekerja
    • dll

Oleh sebab itu, restart dilakukan dengan tujuan supaya menghindari kemungkinan buruk yang Bisa berakibat rusaknya komputer atau data hilang. Restart tiba-tiba atau terus menerus Tak hanya terjadi pada komputer desktop, tapi juga Bisa terjadi pada komputer laptop. Selain restart, beberapa komputer juga akan menjalankan shutdown dengan cara otomatis.

Berikut ini cara mengatasi komputer yang restart tiba-tiba atau terus-menerus

Periksa aplikasi yang diduga menjalani crash

bila komputer tiba-tiba restart saat menjalankan suatu aplikasi Eksklusif, maka yang wajib dilakukan diantaranya

  • pastikan aplikasi tersebut kompatibel dengan sistem komputer yang digunakan
  • jangan lupa menginstal aplikasi pendukung yang dibutuhkan
  • pastikan aplikasi yang digunakan didapatkan dengan cara resmi, bukan hasil pembajakan, crack, atau penggunaan diluar prosedur
  • gunakan pengaturan aplikasi yang sesuai dan Bisa dijangkau oleh sistem
  • bila wajib, instal ulang aplikasi tersebut.

Pastikan driver sesuai dengan perangkat hardware yang digunakan

Driver merupakan software yang menghubungkan sistem operasi dan aplikasi dengan perangkat hardware. Driver sangat diperlukan sebab mempengaruhi fungsionalitas sistem komputer tersebut. bila driver bermasalah, maka akan ada bagian software atau hardware yang Tak bekerja dengan bagus. Oleh sebab itu, driver wajib sesuai dengan perangkat hardware dan platform sistem operasi yang digunakan. 

Blue Screen pada Windows. Sumber : commons.wikimedia.org

bila setelah menginstal driver, komputer tiba-tiba menjalani BSOD atau restart sendiri maka yang wajib dilakukan yaitu

  • Pastikan terlebih dulu, driver tersebut kompatibel dengan sistem operasi dan sesuai dengan perangkat hardware yang digunakan. Anda Bisa memakai driver yang disertakan dalam paket penjualan hardware tersebut. Selain itu, anda juga Bisa mengunduh (download) driver lewat situs resmi hardware tersebut. Yang wajib diperhatikan, perangkat hardware sangat sering mempunyai beragam merk, seri, dan versi. Driver yang digunakan juga pasti akan Bhineka.
  • bila anda memakai laptop, gunakan driver yang disertakan dalam paket penjualan laptop tersebut.
  • Uninstal dan instal driver sesuai prosedur yang benar. Umumnya, driver akan memeriksa perangkat hardware yang sesuai atau dikenali oleh driver tersebut. bila perangkat hardware yang digunakan Tak sesuai atau Tak ditemukan, biasanya driver Tak akan terinstal.
  • bila memang Tak ada, anda Bisa memakai driver generik bawaan sistem operasi. Semua sistem operasi pasti dilengkapi driver generik supaya Bisa mengenali perangkat hardware dengan cara otomatis. Hanya aja, driver generik ini Tak Bisa mengenali semua merk, seri, atau versi perangkat hardware. Umumnya, driver generik hanya mengenali perangkat hardware standar yang biasa digunakan banyak orang.

Lakukan scan dengan antivirus paling update

Software berbahaya semacam virus atau malware juga Bisa menyebabkan komputer menjalani restart terus-menerus. bila virus menginfeksi filefile penting dalam sistem operasi, komputer akan menjalani penurunan kinerja yang Bisa berakibat error dan crash sehingga menyebabkan restart dengan cara otomatis. Untuk mengatasi komputer yang terinfeksi virus/malware diantaranya

  • Pastikan komputer telah terpasang antivirus yang mempunyai database paling terbaru
  • Lakukan scanning penuh khususnya pada partisi sistem operasi
  • bila wajib, scanning antivirus Bisa dilakukan dalam safe mode untuk mencegah proses virus atau malware berjalan.
  • Virus atau malware yang terdeteksi Cepet dihapus supaya infeksi Bisa dipulihkan

bila diperlukan, instal ulang sistem operasi

Ini merupakan langkah terakhir yang dilakukan bila software dalam komputer benar-benar Tak stabil saat digunakan. Misalnya, komputer tiba-tiba restart saat booting sehingga Tak Bisa masuk ke sistem operasi. Namun yang wajib diperhatikan, sistem operasi yang akan digunakan wajib berupa versi resmi dan orisinal, bukan hasil pembajakan, crack, atau modifikasi diluar prosedur. Sistem operasi yang orisinal akan menemui keuntungan yang lebih banyak seperti dukungan penuh dari vendor dan layanan update rutin.Komputer yang menjalani restart sendiri atau terus-menerus juga Bisa dikarenakan oleh perangkat hardware. Ini ditandai bila restart terjadi dengan cara tiba-tiba bahkan saat komputer Tak menjalankan aplikasi yang berat. Berikut ini yang wajib dilakukan

Pastikan suhu processor Tak terlalu tinggi

Semua processor pasti dilengkapi dengan perangkat pendingin seperti HSF (Heatsink Fan) atau Liquid cooler. Perangkat ini bertujuan untuk meredam Hangat yang dihasilkan sehingga mencegah kerusakan pada chip processor. bila processor terlalu Hangat, maka sistem akan dengan cara otomatis menjalankan restart. Processor yang tiba-tiba restart umumnya dikarenakan sebab pendinginan yang Anemia bagus atau overclocking yang terlalu Over. Beban processor yang terlalu berat juga Bisa menyebabkan sistem restart sendiri seperti bermain game berat, menjalankan aplikasi jumbo, dll. Berikut ini cara untuk mengetahui suhu processor yang sedang bekerja

  • Lewat UEFI BIOS. Anda cukup masuk pada menu UEFI BIOS saat sistem dinyalakan. Dalam menu utama UEFI BIOS, umumnya akan tertera informasi mengenai processor termasuk suhu atau temperatur normal. Biasanya, bila suhu processor terlalu tinggi, BIOS akan membagikan pesan notifikasi.
  • memakai aplikasi monitoring sistem. Anda juga Bisa mengetahui suhu processor saat komputer dinyalakan melalui aplikasi monitor suhu seperti HWMonitor (download di sini), RealTemp (download  di sini), atau Speedfan (download di sini).

Untuk mencegah suhu processor yang terlalu tinggi, berikut ini yang Bisa dilakukan

  • Pastikan pendingin processor telah terpasang dengan benar dan Bisa bekerja dengan bagus. Umumnya, processor yang dijual di pasaran telah dilengkapi HSF standar dalam paket penjualannya. bila ingin menjalankan overclock pada processor, anda wajib memakai pendingin yang mampu bekerja lebih optimal seperti Liquid cooler.
  • Jangan lupa memasang thermal paste pada processor. Thermal paste merupakan pasta atau krim yang memudahkan hantaran Hangat dari processor ke perangkat pendingin.
  • Perikasa alur pendinginan dalam casing. Biasanya, casing dilengkapi dengan kipas pendingin untuk meredam Hangat yang dihasilkan komponen komputer. Yang wajib diperhatikan, kipas dalam casing wajib mampu mengalirkan udara dengan bagus. bila ada kipas yang menyedot udara masuk, maka wajib ada kipas yang membuang udara Hangat keluar
  • Dalam komputer desktop, banyak komponen yang dihubungkan melalui kabel konektor. Anda mungkin wajib mengatur kabel-kabel tersebut supaya tertata rapi dan Tak terkesan semrawut. Kabel-kabel konektor juga Bisa mempengaruhi Genre udara dalam casing.

untuk pengguna komputer laptop, mungkin akan sedikit rumit untuk cara di atas. Anda wajib membongkar case laptop terlebih dulu sebelum melepas komponen-komponennya. Di sini mungkin anda membutuhkan bantuan teknisi laptop untuk memperbaikinya.

Periksa memori RAM

Memori RAM merupakan tempat semua data diolah dan diproses. bila memori RAM bermasalah, proses pengolahan data akan terganggu sehingga Bisa menyebabkan komputer Tak berjalan dengan semestinya. Apalagi bila proses yang diolah berstatus penting atau vital maka Bisa menyebabkan sistem menjalankan restart mendadak dan terus-menerus.Ada tiga hal dalam memori RAM yang wajib diperiksa bila sistem menjalani ketidakstabilan

  • Modul memori RAM
  • Slot memori pada motherboard
  • Memory controller

Berikut ini cara mudah untuk memeriksa memori RAM

  • Lepas semua modul atau keping memori RAM. Bersihkan pin kontak memori RAM tersebut dengan penghapus karet
  • Pasang kembali dan nyalakan serta gunakan komputer seperti biasa.
  • bila komputer Bisa berjalan normal, silahkan lanjutkan pekerjaan anda

Namun, bila komputer masih menjalani restart tiba-tiba, maka ada serangkaian pengujian yang wajib dilakukan

  • Lepas semua keping memori RAM
  • Pasang suatu keping memori RAM di salah satu slot memori (disarankan slot pertama dulu)
  • Lakukan pengujian memakai aplikasi MemTest86 (download di sini) atau aplikasi bawaan OS Windows Memory Diagnostic. Untuk MemTest86, anda wajib menyediakan flash drive untuk membuat USB bootable sebab aplikasi ini Bisa berjalan standalone tanpa wajib masuk ke sistem operasi. Sedangkan Windows Memory Diagnostic sudah tersedia dalam Windows 7/8/8.1/10.
  • Ulangi pengujian tersebut pada slot memori yang lain.
  • Lakukan juga pengujian pada keping memori yang lain. bila wajib, lakukan pengujian pada saat semua keping memori RAM terpasang.
  • Semakin besar kapasitas memori RAM, semakin banyak keping memori RAM, dan semakin banyak slot memori RAM, maka pengujian mungkin akan semakin lama
Pengujian dengan MemTest86. Sumber : commons.wikimedia.org

Prediksi kemungkinan hasil pengujian

  • bila ditemukan error saat pengujian suatu keping memori pada semua slot, kemungkinan modul memori tersebut bermasalah
  • bila ditemukan error saat pengujian suatu keping memori pada slot Eksklusif, kemungkinan slot memori tersebut bermasalah
  • bila ditemukan error saat pengujian semua keping memori, kemungkinan memori controller yang bermasalah

Hasil pengujian tersebut mungkin akan berbeda dengan yang anda lakukan. Pengujian pada memori RAM ini Bisa dengan mudah dilakukan pada komputer desktop atau laptop. Pada komputer laptop, anda cukup membuka cover memori sebelum melepas keping memori RAM.

Gunakan power supply yang berkualitas bagus

Daya listrik merupakan sumber kehidupan untuk semua perangkat elektronik. Tanpa listrik, komputer pasti Tak akan hidup. Oleh sebab itu, komputer memerlukan power supply yang Bisa menyediakan daya listrik dengan stabil. bila daya listrik yang disediakan Tak stabil, komputer Tak akan Bisa bekerja dengan semestinya. Bahkan Tak menutup kemungkinan Bisa merusak komponen komputer tersebut.Di pasaran, terdapat banyak merk dan seri PSU (Power Supply Unit) dengan variasi daya listrik. Pastikan anda memilih dan memakai PSU yang betul-betul mempunyai kualitas bagus. Anda Bisa membaca review produk PSU di berbagai media internet sebagai bahan pertimbangan. Tak wajib mahal, yang penting sesuai budget dan kebutuhan daya listrik komputer.

Pastikan motherboard mempunyai regulator daya yang bagus

Semua peralatan elektronik termasuk komputer, pasti mempunyai regulator atau pengatur daya listrik. Komponen ini digunakan untuk mengatur besaran daya listrik yang akan dialirkan pada komponen-komponen lain dalam suatu sistem. Sama halnya dengan power supply, regulator daya pada komputer juga wajib mampu menyediakan daya listrik dengan stabil supaya komponen penting dalam PC Bisa bekerja optimal. Regulator daya biasanya terpasang pada motherboard, bagus pada komputer desktop ataupun laptop. Pada motherboard modern, regulator daya umumnya mempunyai kualitas yang cukup bagus.Namun, Tak menutup kemungkinan komponen ini juga menjalani masalah. bila komputer menjalani restart tiba-tiba atau Tak Bisa menyala sama sekali dan dikarenakan oleh regulator daya, maka satu-satunya hal yang Bisa dilakukan yaitu membawa motherboard tersebut ke service center untuk diperbaiki. Itulah beberapa cara mudah untuk mengatasi komputer yang menjalani restart tiba-tiba dan terus menerus. bila Tak ingin hal tersebut terjadi, pastikan anda memakai komputer dengan bijak dan wajar. Luangkan waktu untuk menjalankan perawatan komputer untuk menjaga kinerja supaya tetap optimal. Semoga bermanfaat.

Please, Share Artikelnya Jika Beramanfaat :)

About Chen

Check Also

Inilah Spesifikasi PC Desain dan Editing Standar 2017 Yang wajib Kita Tau

Inilah Spesifikasi PC Desain dan Editing Standar 2017 Dekstop PC – nama kerennya, sudah bukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *